2.1 Pengertian
Kecerdasan dan Jenis-jenis Kecerdasan
Dalam mengartikan
kecerdasan, para ahli mempunyai pengertian yang beragam. Kecerdasan atau intelegensi dapat dipandang sebagai kemampuan
memahami dunia, berpikir rasional, dan menggunakan sumber-sumber secara efektif
pada saat dihadapkan dengan tantangan. Ada juga yang berpendapat bahwa pengertian kecerdasan adalah kemampuan general manusia
untuk melakukan tindakan-tindakan yang mempunyai tujuan dan berpikir dengan
cara rasional. Selain itu, kecerdasan dapat juga diartikan sebagai kemampuan
pribadi untuk memahami, melakukan inovasi, dan memberikan solusi terhadap dalam berbagai situasi.
Pengertian kecerdasan yang dikemukan oleh beberapa ahli berikut ini :
·
Gregory: Kecerdasan
adalah kemampuan atau keterampilan untuk memecahkan masalah atau menciptakan
produk yang bernilai dalam satu atau lebih bangunan budaya tertentu.
·
C. P.
Chaplin: Kecerdasan adalah kemampuan menghadapi dan
menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara tepat dan efektif.
·
Anita E.
Woolfolk: Kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar, keseluruhan
pengetahuan yang diperoleh, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru
atau lingkungan pada umumnya.
Jenis-jenis kecerdasan yang secara
umum dipahami dewasa ini terdiri dari; kecerdasan intelektual atau Intelegent
Quotient (IQ), kecerdasan emosional atau Emotional Quotient
(EQ), dan kecerdasan spritual atau Spiritual Quotient (SQ). Berikut
ini penjelasan masing-masing jenis
kecerdasan tersebut:
1) Kecerdasan Intelektual atau Intelegent
Quotient (IQ): adalah
bentuk kemampuan individu untuk berfikir, mengolah, dan menguasai lingkungannya
secara maksimal serta bertindak secara terarah. Kecerdasan ini digunakan untuk
memecahkan masalah logika maupun strategis.
2) Kecerdasan Emosional atau Emotional
Quotient (EQ): adalah
kemampuan untuk mengenali, mengendalikan dan menata perasaan sendiri dan
perasaan orang lain secara mendalam sehingga kehadirannya menyenangkan dan
didambakan orang lain. Kecerdasan ini memberi kita kesadaran mengenai perasaan
milik diri sendiri dan juga perasaan milik orang lain, memberi rasa empati, cinta,
motivasi, dan kemampuan untuk menanggapi kesedihan atau kegembiraan secara
tepat.
3) Spritual atau Spiritual Quotient (SQ): adalah sumber yang mengilhami dan
melambungkan semangat seseorang dengan mengikatkan diri pada nilai-nilai
kebenaran tanpa batas waktu. Kecerdasan ini digunakan untuk membedakan baik dan
buruk, benar dan salah, dan pemahaman terhadap standar moral.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar